Rasulullah Saw adalah nabi terakhir atau bisa disebut penutup para
nabi. Beliau merupakan panutan terbaik bagi umat manusia si seluruh jagat raya.
Beliau juga kekasih Allah SWT yang diberi mukjizat, kelebihan-kelebihan, serta
keistimewaan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh manusia biasa pada
umumnya. Oleh karena itu, nabi Muhammad Saw mempunyai sifat-sifat dan karakter
yang amat patut dan pantas kita contoh, sebagai umatnya. Adapun beberapa sifat-sifat
Rasulullah Saw yang patut kita contoh dan teladani dalam kehidupan sehari-hari
adalah sebagai berikut:
1.
Sifat sidiq (jujur)
Sifat sidiq merupakan sifat yang
berarti benar atau jujur. Bahwasannya Nabi dan Rasul sangat mustahil untuk
berbuat ingkar karena beliau adalah pilihan Allah SWT serta dijaga pula oleh
Allah SWT dalam hal kejujuran dan kebenarannya. Jadi dalam kehidupan
sehari-hari kita harus selalu jujur kepada siapapun baik dalam perkataan maupun
perbuatan kita.
2.
Sifat amanah (dapat dipercaya)
Amanah dapat diartikan dapat
dipercaya. Nabi dan Rasul selalu dipercaya dalam melaksanakan hal apapun apa
yang diperintahkan oleh Allah SWT. Maka dari itu Nabi Muhammad Saw sebelum
menjadi Rasul telah diberikan gelar Al-Amin yang berarti dapat dipercaya. Sifat
tersebutlah yang mengangkat beliau menjadi pemimpin yang baik.
Jadi dapat disimpulkan bahwa kepercayaan
itu sangat mahal harganya, maka dari itu kita harus menjadi orang yg dapat
dipercaya bagi siapapun, dan jangan pernah merusak kepercayaan orang lain
kepada kita karena bila kepercayaan itu
telah hilang, sulit sekali untuk mendapatkannya kembali.
3.
Sifat tabligh (menyampaikan)
Tabligh memiliki arti menyampaikan. Secara istilah tabligh berarti
menyampaikan ajaran-ajaran Islam yang diterima dari Allah SWT kepada manusia.
Yang artinya menyampaikan amar ma’ruf nahi munkar guna memperoleh
kebahagiaan di dunia dan akhirat.
۞يَٰأَيُّهَا
ٱلرَّسُولُ بَلِّغمَآ
أُنزِلَ إِلَيكَ مِن رَّبِّكَۖ
وَإِن لَّمۡ
تَفعَل فَمَا بَلَّغتَ رِسَالَتَهُۥۚ
وَٱللَّهُ يَعصِمُكَ مِنَ ٱلنَّاسِۗ
إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهدِي ٱلقَومَ ٱلكَٰفِرِينَ
“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang
diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang
diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah
memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi
petunjuk kepada orang-orang yang kafir”.
4.
Sifat fathanah (cerdas)
Fathanah memiliki arti cerdas.
Dengan kecerdasan Nabi dan Rasul dapat memberikan pendapat dan dapat argumen
serta berdakwah untuk mengajak umatnya kejalan yang benar. Allah SWT memberikan
kecerdasan kepada Rasulullah guna dapat
berlomba-lomba dalam kebaikan dan di ridhoi oleh Allah SWT.
Sebagai manusia yang diberi akal
untuk berfikir. Maka kita harus dapat dan pandai mengasah akal kita agar dapat
bekerja cerdas dan berfikir cerdas. Adapun cara mengasah akal kita agar menjadi
cerdas adalah dengan cara belajar. Belajar dapat dilakukan di mana saja, baik
di sekolah maupun di luar sekolah.








0 komentar:
Posting Komentar