Sabtu, 15 April 2023

5 PERKARA SEBELUM 5 PERKARA

 



عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لِرَجُلٍ وَهُوَ يَعِظُهُ, اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ, شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ, وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ, وَغِنَاءَكَ قَبْلَ فَقْرِكَ, وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ, وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ (رواه الحاكم).

“Dari Ibnu Abbas ra: Rasulullah saw bersabda dan menasehati pada seseorang: “Gunakan yang lima sebelum datang yang lima: masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa lapangmu sebelum masa sibukmu dan masa hidupmu sebelum masa matimu,” (HR Al-Hakim).

Al Hakim mengatakan bahwa hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari Muslim namun keduanya tidak mengeluarkannya. Dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari-Muslim. Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wa At Tarhib mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Hadits di atas menjelaskan tentang lima perkara sebelum lima perkara, kelima itu adalah masa mudamu sebelum masa tuamu, masa sehatmu sebelum masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa lapangmu sebelum masa sibukmu dan masa hidupmu sebelum masa matimu. Adapun penjelasan mengenai limaperkara sebelum lima perkara adalah sebagai berikut:

1.      Muda sebelum tua

Masa muda adalah masa yang paling istimewa dalam fase kehidupan. Karena banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi pada dirinya dan mengahasilkan karya yang luar biasa serta bermanfaat bagi orang lain.

Masa muda juga bisa di sebut masa yang masih mempunyai kekuatan fisik yang bagus, berfikir yang kreatif, ketangkasan, ketegasan yang bagus. Maka dari itu, masa muda cocok untuk meneruskan perjuangan estafet yang sudah tua.

2.      Sehat sebelum sakit

Kesehatan bagi diri kita sangatlah berharga, baik sehat jasmani dan ruhani. Sehat itu mahal harganya. Maka dari itu, sehat merupakan dambaaan setiap orang. Sehat dan sakit sudah di tentukan oleh Allah, baik waktu dan tempatnya dan berlaku kepada semua makhluk hidup yang ada di dunia ini. Kesehatan fisik harus selalu kita syukuri dan kita kunagan dengan hal yang bermafaat seperti beribadah, membantu sesama, dan memakmurkan bumi dengan cara menjaga lingkungan sekitar.

3.      Kaya sebelum miskin

Kaya dan miskin merupakan ujian yang di berikan Allah kepada hambanya. Hidup bagaikan roda yang berputar, kadang di atas, kadang di tengah dan terkadang di bawah. Jadi tidak selamanya orang yang miskin itu selamanya hidup dalam keadaan miskin. Tidak selamanya pula orang kaya hidup dalam kemewahan selamanya.

Kekayaan dan harta dalam Islam adalah istikhlaf, amanah, dan titipan Allah. Oleh karena itu, dalam mencari, mengelola, dan mentasharufkannya harus sesuai dengan aturan Allah, sang pemilik kekayaan. Maka dalam Islam terdapat aturan dan perintah sedekah, zakat, infak dikarenakan dalam harta seseorang terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan

4.      Lapang sebelum sibuk

Semua orang di dunia ini memiliki durasi waktu yang sama. Tergantung orang tersebut menggunakannya, menyesuaikan dengan kebutuhan yang di perlukan seperti bekerja, beribadah dan beristirahat. Namun bagi seorang muslim harus bijak dalam mengggunakan waktu yang telah disediakan. Seperti untuk beribadah baik secara umum maupun secara khusus, bekerja sesuai dengan jam yang sudah ditentukan dan beristirahat setelah aktifitas semua selesai.

5.      Hidup sebelum mati

Setiap manusia yang hidup di dunia ini sudah ditentukan hidup dan matinya. Sudah diatur oleh Allah jatah dan durasi hidupnya. Semuanya itu sudah tertulis di dalam lauh al-mahfudzh. Maka dari itu, gunakan hidup di dunia ini dengan yang bermanfaat. Tugas manusia adalah menjalani kehidupan ini dengan sebaik-baiknya, berusaha untuk bertakwa sesuai kemampuan, karena kelak semuanya akan ditagih oleh Allah, termasuk tugas kekhalifahannya di muka bumi.

0 komentar:

Posting Komentar